Program SM-3T (Sarjana Mengajar di Daerah Terdepan, Terluar dan Tertinggal)

Posted: March 28, 2013 in Uncategorized

SM3T

Salah satu tujuan berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia ini adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Namun dalam kenyataannya, pendidikan yang merupakan akses utama untuk mencapai tujuan tersebut masih sangat minim dan asing terutama di daerah-daerah pelosok negara Republik Indonesia di daerah perbatasan dan daerah yang belum terjamah teknologi komunikasi maupun transportasi.

Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan wilayah yang luas dan memiliki struktur geografis dan kebudayaan yang sangat heterogen, pada beberapa wilayah penyelenggaraan pendidikan masih terdapat berbagai permasalahan, terutama pada daerah yang tergolong terdepan, terluar dan tertinggal.

Beberapa permasalahan penyelenggaraan pendidikan, utamanya di daerah 3T antara lain adalah kurangnya tenaga pendidik yang merupakan salah satu penggerak dari terselenggaranya kegiatan kependidikan atau kegiatan belajar mengajar untuk mencerdasakn kehidupan bangsa di daerah 3T tersebut. Permasalahan tenaga pendidik di daerah 3T tersebut antara lain jumlahnya yang sangat minim, kurangnya kompetensi pendidik dan distribusi pendidik yang kurang merata.

Seperti yang telah kita ketahui bersama, di daerah pelosok negeri kita tercinta ini masih banyak orang-orang yang tidak mengetahui pentingnya pendidikan sehingga masih banyak dari orang-orang di pelosok negeri yang tidak bersekolah. Hal tersebut juga dikarenakan kendala akses jalan menuju sekolah dan kurangnya sosialisasi kependidikan di daerah-daerah tersebut. Untuk mengatasi kendala-kendala tenaga kependidikan tersebut terciptalah gerakan SM-3T.

Program SM-3T merupakan gebrakan Rektor Paramadina, Anies Baswedan, yang memprakarsai gerakan Indonesia Mengajar. Program SM-3T yang memiliki kepanjangan gerakan Sarjana mengajar di daerah terdepan, terluar dan tertinggal ini merupakan gerakan yang mendayaguanakan mahasiswa lulusan S1 untuk mengajar di daerah-daerah yang masuk ke dalam kriteria daerah 3T yang ada di seluruh pelosok Indonesia tersebut.

Gerakan SM-3T merupakan solusi dari permasalahan kurangnya tenaga pendidik di daerah 3T. Dari gerakan tersebut para lulusan S1 kependidikan dapat mentransfer ilmunya kepada orang-orang yang memang benar-benar membutuhkan. Dalam gerakan tersebut para pendidik dikirim ke daerah daerah 3T yang ada di luar pulau jawa terutama di bagian timur Indonesia seperti pedalaman Kalimantan, Sulawesi, Irian Jaya dan lain sebagainya.

Manfaat dari hadirnya gerakan tersebut selain untuk membantu kurangnya tenaga pendidik di daerah kawasn 3T juga untuk mempersiapkan tenaga pendidik yang tangguh, mandiri dan berkompetensi serta memiliki pengetahuan yang luas mengenai kondisi pendidikan di Indonesia sehingga dengan secara sadar calon pendidik tersebut dapat memanfaatkan ilmunya dengan baik untuk membangun dan mencerdaskan bangsa. Selain itu dengan adanya gerakan tersebut juga bermanfaat untuk menciptakan tenaga pendidik yang memiliki jiwa sosial yang tinggi karena dengan pengalaman mengikuti gerakan tersebut calon pendidik ikut merasakan kehidupan orang-orang di daerah 3T sehingga tergerak jiwanya untuk dapat memperbaiki kehidupan mereka melalui jalur pendidikan.

daerah tujuan program ini dapat dilihat disini.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s