anak-sd

Pendidikan diharapkan mempunyai pengaruh yang signifikan pada pembentukan  sumberdaya manusia (human capital) dalam aspek kognitif, afektif maupun keterampilan, baik dalam aspek fisik, mental maupun spiritual. Hal ini jelas menuntut kualitas penyelenggaraan pendidikan yang baik agar kualitas hasil pendidikan dapat benar-benar berperan optimal dalam kehidupan masyarakat. Komitmen bangsa dalam bidang pendidikan paling tidak menunjukan adanya suatu keinginan yang kuat untuk menjadikan pendidikan sebagai faktor penting dalam pembangunan, sehingga upaya-upaya untuk selalu memperbaiki, mengembangkan dan membangun dunia pendidikan harus difahami dalam konteks sumbangannya bagi pembangunan bangsa, karena pada akhirnya pendidikan akan menentukan kualitas Sumberdaya manusia/Human Capital, dan kualitas hasil pendidikan yang bagus akan membentuk human capital yang berkualitas, yang sangat penting dalam menunjang kehidupan masyarakat dalam berbagai bidang kehidupan. Dalam upaya untuk terus meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia, penjaminan mutu menjadi suatu keharusan, penjaminan mutu (quality assurance) pada dasarnya merupakan suatu upaya untuk menjamin agar peoses yang berjalan dalam organisasi/lembaga pendidikan dapat memenuhi standar atau bahkan melebihi standar mutu yang telah ditetapkan.

Namun demikian istilah mutu tetap saja merupakan konsep yang dapat menggelincirkan orang. Banyak orang berbicara sesuatu yang bermutu adalah mahal, meskipun diakui bahwa yang bermutu itu cenderung mempunyai harga yang lebih tinggi, namun tidak selamanya yang harga tinggi dan mahal itu berarti bermutu, karena harga itu dampak dari mutu dan bukan sebaliknya. Oleh karena itu pemahaman akan konsep mutu serta orientasinya perlu mendapat pencermatan guna terhindar dari jebakan praktis, yang belakangan ini cenderung terjadi juga di dunia pendidikan (persekolahan).

Gerakan mutu terpadu mulai dilaksanakan dalam pendidikan pada tahun 1980-an di Amerika dan Inggris dan pada tahun 1990-an kedua Negara tersebut benar-benar dilanda gelombang gerakan mutu terpadu.

Sebab-sebab umum rendahnya mutu pendidikan bisa disebabkan oleh beberapa sumber yang mencakup desain kurikulum yang lemah, bangunan yang tidak memenuhi syarat, lingkungan kerja yang buruk, sistem dan prosedur yang tidak sesuai, jadwal kerja yang serampangan, sumber daya yang kurang, dan pengembangan staf yang tidak memadai. Sedangkan sebab-sebab khusus kegagalan mutu sering diakibatkan oleh prosedur dan aturan yang tidak diikuti atau ditaati, meskipun itu mungkin juga akibat kegagalan komunikasi atau kesalahpahaman.Mengetahui sebab kegagalan mutu dan memperbaikinya adalah tugas kunci seorang manajer, sehingga tidak ada lagi individu yang dipersalahkan sementara kesalahan sejati ada pada kebijakan dan sistem.Untuk itu, dikembangkan pendekatan Manajemen Mutu Strategis (Strategic Quality Management) yang membagi manajemen menjadi tiga bagian.Manajer senior seperti Dewan Rektor harus menemukan dan menyusun visi, prioritas, dan kebijakan universitas. Manajer menengah seperti para Dekan bertanggung jawab terhadap jaminan mutu dengan melibatkan diri dalam koordinasi informasi dalam tim penyusun mata pelajaran dan secara sistematis memeriksa efektifitasnya serta menyampaikan hasil pemeriksaan tersebut kepada tim penyusun dan manajer senior. Staf seperti para guru melakukan kontrol mutu yang mendesain karakteristik dan standar program studi sehingga dapat memenuhi kebutuhan para pelajar.

Mutu di bidang pendidikan

New Picture

Edward Salis (2010 : 30-31) menyatakan :

“ada banyak sumber mutu dalam pendidikan, misalnya sarana gedung yang bagus, guru yang terkemuka, nilai moral yang tinggi, hasil ujian yang memuaskan, spesialisasi atau kejuruan, dorongan orang tua, bisnis dan komunitas lokal, sumberdaya yang melimpah, aplikasi teknologi mutakhir, kepemimpinan yang baik dan efektif, perhatian terhadap pelajar an anak didik, kurikulum yeng memadai, atau juga kombinasi dari faktor-faktor tersebut”

SM3T

Salah satu tujuan berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia ini adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Namun dalam kenyataannya, pendidikan yang merupakan akses utama untuk mencapai tujuan tersebut masih sangat minim dan asing terutama di daerah-daerah pelosok negara Republik Indonesia di daerah perbatasan dan daerah yang belum terjamah teknologi komunikasi maupun transportasi.

Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan wilayah yang luas dan memiliki struktur geografis dan kebudayaan yang sangat heterogen, pada beberapa wilayah penyelenggaraan pendidikan masih terdapat berbagai permasalahan, terutama pada daerah yang tergolong terdepan, terluar dan tertinggal.

Beberapa permasalahan penyelenggaraan pendidikan, utamanya di daerah 3T antara lain adalah kurangnya tenaga pendidik yang merupakan salah satu penggerak dari terselenggaranya kegiatan kependidikan atau kegiatan belajar mengajar untuk mencerdasakn kehidupan bangsa di daerah 3T tersebut. Permasalahan tenaga pendidik di daerah 3T tersebut antara lain jumlahnya yang sangat minim, kurangnya kompetensi pendidik dan distribusi pendidik yang kurang merata.

Seperti yang telah kita ketahui bersama, di daerah pelosok negeri kita tercinta ini masih banyak orang-orang yang tidak mengetahui pentingnya pendidikan sehingga masih banyak dari orang-orang di pelosok negeri yang tidak bersekolah. Hal tersebut juga dikarenakan kendala akses jalan menuju sekolah dan kurangnya sosialisasi kependidikan di daerah-daerah tersebut. Untuk mengatasi kendala-kendala tenaga kependidikan tersebut terciptalah gerakan SM-3T.

Program SM-3T merupakan gebrakan Rektor Paramadina, Anies Baswedan, yang memprakarsai gerakan Indonesia Mengajar. Program SM-3T yang memiliki kepanjangan gerakan Sarjana mengajar di daerah terdepan, terluar dan tertinggal ini merupakan gerakan yang mendayaguanakan mahasiswa lulusan S1 untuk mengajar di daerah-daerah yang masuk ke dalam kriteria daerah 3T yang ada di seluruh pelosok Indonesia tersebut.

Gerakan SM-3T merupakan solusi dari permasalahan kurangnya tenaga pendidik di daerah 3T. Dari gerakan tersebut para lulusan S1 kependidikan dapat mentransfer ilmunya kepada orang-orang yang memang benar-benar membutuhkan. Dalam gerakan tersebut para pendidik dikirim ke daerah daerah 3T yang ada di luar pulau jawa terutama di bagian timur Indonesia seperti pedalaman Kalimantan, Sulawesi, Irian Jaya dan lain sebagainya.

Manfaat dari hadirnya gerakan tersebut selain untuk membantu kurangnya tenaga pendidik di daerah kawasn 3T juga untuk mempersiapkan tenaga pendidik yang tangguh, mandiri dan berkompetensi serta memiliki pengetahuan yang luas mengenai kondisi pendidikan di Indonesia sehingga dengan secara sadar calon pendidik tersebut dapat memanfaatkan ilmunya dengan baik untuk membangun dan mencerdaskan bangsa. Selain itu dengan adanya gerakan tersebut juga bermanfaat untuk menciptakan tenaga pendidik yang memiliki jiwa sosial yang tinggi karena dengan pengalaman mengikuti gerakan tersebut calon pendidik ikut merasakan kehidupan orang-orang di daerah 3T sehingga tergerak jiwanya untuk dapat memperbaiki kehidupan mereka melalui jalur pendidikan.

daerah tujuan program ini dapat dilihat disini.

Tawuran-Pelajar

Tawuran merupakan suatu kegiatan perkelahian atau tindak kekerasan yang dilakukan oleh sekelompok atau suatu rumpun masyarakat. Di Indonesia sendiri tawuran telah menjadi tradisi, atau bahkan budaya. Prilaku menyimpang ini biasanya diakibatkan oleh masalah sepele atau bisa saja disebabkan oleh hal-hal serius yang menjurus pada tindakan bentrok.

Tawuran sering terjadi dikalangan, pelajar, mahasiswa dan warga desa. Maka tak heran jika kita sering menjumpai aksi perkelahian masal ini di jalan, khususnya diwilayah ibukota. Entah maksud dari para pelaku tawuran tersebut. Aksi negatif ini banyak sekali menimbulkan kerugian, yakni seperti mengganggu ketertiban, dan keamanan umum. Bahkan dari aksi tawuran ini tak sedikit banyak korban luka hingga korban tewas yang berjatuhan.

Berdasarkan banyaknya kasus-kasus tawuran antar pelajar yang terjadi belakangan ini, saya berpendapat bahwa tawuran yang terjadi antar pelajar tersebut tidak seharusnya terjadi. Pelajar merupakan orang-orang terdidik yang seharusnya menanggapi permasalahan dan persoalan dengan berpikir logis dengan menggunakan akal sehatnya. Seorang pelajar sebagai generasi penerus bangsa seharusnya menyibukkan dirinya dengan pendidikan untuk memajukan bangsanya. Pelajar yang menyibukkan diri dengan pelajaran akan tidak punya waktu untuk melakukan hal-hal negatif seperti tawuran yang marak terjadi belakangan ini. Read the rest of this entry »

Its My Beloved Country

Posted: March 7, 2013 in indonesia

"tanah

Indonesia tanah air beta

pusaka abadi nan jaya

Indonesia sejak dulu kala

selalu dipuja-puja bangsa..

Indonesia atau terkenal dengan nama Republic of Indonesia adalah negara berdaulat yang berada di Asia tenggara (south-east Asia). Negara Indonesia merupakan negara kepulauan yang di dalamnya terdapat ribuan pulau tepatnya 17.508 pulau, wow fantastis bukan? selain itu Indonesia juga memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah, seni budaya, suku, agama yang beraneka ragam. semua keanekaragaman tersebut merupakan kekayaan bangsa indonesia yang tidak ternilai harganya. Negeri berpenduduk sekitar 200juta orang tersebut terkenal dengan keramahan penduduknya, wow memang surga dunia deh..

aku bangga menjadi warga negara indonesia karena di sanalah tempatku tinggal dan dilahirkan, disanalah aku tumbuh besar dan memiliki keluarga besar yang sangat aku cintai. iklim di indonesia juga sangat bersahabat, tidak ada musim dingin yang membekukan seperti di eropa atau terik matahari yang membakar kulit seperti di afrika.

eiitss walaupun di Indonesia tidak ada musim dingin dan musim panas bukan berarti tidak ada salju atau pun gurun pasir di Indonesia. salju abadi terdapat di Indonesia bagian timur yakni di papua tepatnya di puncak jaya wijaya. sedangkan gurun pasir terdapat di pantai parang tritis di bantul, daerah istimewa yogyakarta.

mau ke afrika? ngapain jauh-jauh, di Indonesia juga ada. taman nasiaonal baluran tempatnya, disana terdapat padang rumput savana yang mirip seperti di afrika dengan satwa-satwa yang menarik juga. itulah indonesia yang dikenal sebagai miniatur dunia, semua ada di Indonesia…

happy to be Indonesian..

its my contry..

GLOBALISASI

Posted: March 3, 2013 in Uncategorized
  1. A.    Pengertian Globalisasi

Globalisasi adalah suatu proses antara individu, kelompok maupun negara dalam melakukan interaksi, kebergantungan dan saling memenuhi serta mempengaruhi satu sama lain. Globalisasi merupakan fenomena yang dialami oleh seluruh masyarakat dunia. Pada saat ini semua orang, kelompok, bahkan Negara tidak dapat berdiri sendiri. karena setiap Negara memiliki kekurangan dan keunggulan masing masing. Dalam fenomena globalisasi terjadi seiring kemajuan dan berkembangnya teknologi. Setelah perang dunia kedua selesai, banyak Negara yang merdeka. Negara-negara tersebut membangun pemerintahan dan melakukan pembangunan di bidang yang mereka ungguli, misalnya pertanian , sumber daya alam dan sumber daya manusia. Tetapi tidak semua Negara memiliki semuanya, Negara-negara tersebut harus melakukan diplomasi, kerjasama dan perdagangan antar Negara. Sehinga akhirnya globalisasi terjadi (http://noshagustinugraha.wordpress.com/2012/01/10/masyarakat-dalam-menghadapi-globalisasi-2/).

Seperti yang kita tahu bahwa globalisasi adalah proses komplek yang digerakan oleh berbagai pengaruh sehingga mengubah kehidupan sehari-hari terutama dinegara berkembang, dan pada saat yang sama ia menciptakan sistem- sistem dan kekuatan trans nasional baru. Read the rest of this entry »